Menu

Mode Gelap
 

Headline

Ali Umar Dhani Dorong Perda Pesantren Ramah Disabilitas

badge-check


					Ali Umar Dhani Dorong Perda Pesantren Ramah Disabilitas Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Ali Umar Dhani, mendorong agar rancangan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren mencantumkan secara tegas dukungan terhadap santri penyandang disabilitas.

Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah penting dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ali Umar Dhani menegaskan, pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional.

Karena itu, lembaga tersebut perlu memberikan kesempatan yang sama bagi santri berkebutuhan khusus untuk menimba ilmu dan beraktivitas di lingkungan yang aman serta ramah disabilitas.

“Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat mendalami ilmu agama, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan peradaban. Maka, keberpihakan terhadap santri penyandang disabilitas harus diwujudkan secara nyata,” ujar Ali, Sabtu (1/11/2025).

Ia menambahkan, kebijakan inklusif tersebut tidak cukup hanya tertuang dalam naskah peraturan, tetapi juga harus diimplementasikan melalui penyediaan fasilitas fisik yang mudah diakses, pendampingan khusus bagi santri, serta kebijakan teknis yang memastikan tidak ada diskriminasi dalam kegiatan belajar mengajar.

Dalam rancangan awal Perda, sudah tercantum bahwa pesantren berfungsi memfasilitasi penyediaan media pembelajaran, alat bantu, serta layanan psikoedukasi bagi santri disabilitas.

Namun, Ali menilai pelaksanaannya perlu diperkuat agar benar-benar mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Lebih jauh, Ali menjelaskan bahwa semangat inklusivitas sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi persamaan derajat dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Menurutnya, pesantren semestinya menjadi pelopor dalam memberikan ruang belajar yang adil dan bermartabat bagi semua santri tanpa terkecuali.

Ia pun mengajak pemerintah daerah, pengelola pesantren, dan berbagai pihak terkait untuk berkolaborasi dalam merumuskan dan menjalankan Perda yang berpihak pada santri disabilitas.

“Sudah saatnya pesantren tampil sebagai teladan dalam penerapan pendidikan inklusif. Bukan hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi garda terdepan dalam menegakkan nilai kemanusiaan,” tutup Ali. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Emas Jadi Penyelamat Aset Saat Rupiah Melemah, Transaksi Pegadaian Semarang Melonjak

17 Juni 2026 - 23:15 WIB

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mendorong peningkatan minat masyarakat Semarang terhadap investasi emas.

Komisi C Kawal Pembangunan Kawasan Terpadu Pakuwon, Minta Pematangan Lahan Tak Tergesa-gesa

17 Juni 2026 - 22:16 WIB

Politikus Gerindra Herlambang Prabowo Ajak Bertemu Tiyo Ardianto, Dorong Ruang Dialog yang Sehat

17 Juni 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Warga Saksikan Kirab 1 Sura Mangkunegaran, Tradisi Budaya Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

17 Juni 2026 - 19:25 WIB

Alokasi Anggaran Bertambah, Sejumlah Ruas Jalan Strategis di Wonogiri Siap Dibangun Tahun 2026

17 Juni 2026 - 19:12 WIB

LPPM Unhan RI Dorong Kolaborasi Riset Strategis untuk Perkuat Inovasi Pertahanan Nasional

17 Juni 2026 - 18:50 WIB

Trending di KABAR JATENG