Menu

Mode Gelap
 

Headline · 1 Nov 2025 17:16 WIB

Agustina Kerahkan Puskesmas Tak Terdampak Banjir untuk Bantu Warga Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari


					Agustina Kerahkan Puskesmas Tak Terdampak Banjir untuk Bantu Warga Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng W, bergerak cepat dalam merespons kelelahan relawan dan tenaga kesehatan yang berjibaku di wilayah terdampak banjir.

Ia memerintahkan agar Puskesmas serta tenaga medis di wilayah yang aman dari banjir segera turun membantu pelayanan kesehatan di kawasan Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari, yang hingga kini masih tergenang air.

“Saya sudah meminta Puskesmas yang tidak terdampak untuk turun ke lapangan, berkeliling memberikan pelayanan kesehatan di daerah yang masih kebanjiran,” ujar Agustina, Jumat (31/10).

Menurutnya, kondisi petugas di lapangan kini mulai menurun akibat kelelahan fisik dan mental.

Sebagian bahkan jatuh sakit setelah berhari-hari membantu evakuasi dan memberikan pelayanan di tengah genangan air yang belum surut.

“Secara manusiawi, mereka pasti lelah. Karena itu, tenaga kesehatan yang bertugas di daerah banjir perlu digantikan sementara agar bisa beristirahat dan memulihkan kondisi,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Semarang, genangan banjir di sejumlah titik masih cukup tinggi.

Di Kelurahan Terboyo Wetan, ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Jalan Kaligawe dan sekitar RSI Sultan Agung.

Sementara di Kelurahan Trimulyo, genangan masih berkisar antara 40–60 sentimeter, sehingga warga masih mengandalkan perahu karet untuk beraktivitas.

Agustina menyebut, lambatnya surut banjir dipicu oleh air yang sulit mengalir ke laut akibat pasang, meski pompa air telah dioperasikan maksimal.

“Kami terus mengoptimalkan pompa agar air segera surut. Bantuan logistik juga terus kami distribusikan ke titik-titik terdampak,” tuturnya.

Pemerintah Kota Semarang, lanjut Agustina, berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir tetap terpenuhi, mulai dari makanan, air bersih, hingga perlengkapan logistik bagi warga yang mengungsi.

“Yang terpenting warga tidak kekurangan makanan dan kebutuhan pokok lainnya selama masa tanggap darurat,” tegasnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Kendal Rotasi Jabatan Strategis, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Kinerja Personel

24 April 2026 - 15:37 WIB

Wisata Agro Kian Berkembang, PADI Ditarget Masuk Kalender Pariwisata Jateng 2027

24 April 2026 - 15:13 WIB

Tujuh Anak di Kudus Terlibat Pencurian Tutup Drainase, Polisi Lakukan Pembinaan

24 April 2026 - 14:55 WIB

Sinergi Polri dan Forkopimda, Aksi “Jepara Menanam” Hidupkan Kepedulian Lingkungan di Batealit

24 April 2026 - 14:41 WIB

Jateng–Aceh Perkuat Sinergi Ekonomi, Kerja Sama Tembus Rp 1,06 Triliun

24 April 2026 - 10:20 WIB

Truk Hino Hantam Pick Up di Jalur Blora – Cepu, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa 

24 April 2026 - 10:10 WIB

Trending di Daerah