BREBES, Kabarjateng.id – Sebanyak 400 warga dari Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, menerima bantuan sosial melalui program “Wareg Sedoyo”, Kamis (25/9/2025).
Penerima bantuan ini adalah masyarakat kurang mampu yang belum terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan reguler dari pemerintah pusat.
Program Wareg Sedoyo merupakan terobosan Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM dan Wakil Bupati Wurja, SE. Inisiatif tersebut digagas untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari perhatian pemerintah, khususnya mereka yang belum tersentuh bantuan sosial formal.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako hasil kerja sama antara Pemkab Brebes dengan Bank Jateng Cabang Brebes.
Dalam penyerahan simbolis yang berlangsung di Aula Kecamatan Songgom, Bupati Paramitha menegaskan bahwa program ini hadir sebagai bentuk keadilan sosial.
“Tidak semua keluarga prasejahtera masuk ke dalam daftar PKH. Karena itu, Pemkab berupaya menutup celah tersebut melalui program Wareg Sedoyo agar seluruh warga mendapat kesempatan yang sama,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar penerima tidak menjadikan bantuan ini sebagai alasan untuk bergantung pada pemerintah.
“Bantuan ini bersifat stimulan. Harapannya, masyarakat bisa menjadikannya dorongan untuk bangkit, berusaha, dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan keluarga,” pesannya.
Bupati Mitha juga memberikan apresiasi atas dukungan Bank Jateng yang ikut memperkuat keberlangsungan program tersebut.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.
“Kerja sama ini bukan hanya formalitas, tetapi bukti nyata kepedulian bersama untuk meningkatkan kesejahteraan warga Brebes,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Brebes, Drs. Edy Kusmartono, M.Si., menyampaikan bahwa program Wareg Sedoyo merupakan langkah strategis Pemkab dalam menekan angka kemiskinan.
“Sasaran program ini adalah masyarakat yang tidak menerima PKH maupun bansos lain. Jadi, intervensi ini benar-benar menyentuh kelompok rentan yang selama ini belum terakomodasi,” jelasnya.
Edy menambahkan, Pemkab Brebes juga menjalin kerja sama dengan Baznas agar jangkauan program semakin luas.
Setelah penyaluran di Kecamatan Songgom kepada 400 warga, sebelumnya program serupa telah menjangkau 300 warga di Kecamatan Losari.
Dengan hadirnya program Wareg Sedoyo, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi warga yang luput dari perhatian.
Melalui dukungan semua pihak, setiap lapisan masyarakat di Brebes diharapkan bisa merasakan kehadiran pemerintah di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga. (wan)






