Menu

Mode Gelap
 

Headline · 10 Sep 2025 18:04 WIB

Willy Dampingi Sestama Tinjau Rencana Pembangunan IKH di Cilacap


					Willy Dampingi Sestama Tinjau Rencana Pembangunan IKH di Cilacap Perbesar

CILACAP, Kabarjateng.id – Kepala Karantina Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, turut mendampingi kunjungan kerja Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia (Barantin), Shahandra Hanitiyo, bersama Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin, Sriyanto, di kawasan Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap.

Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan lokasi yang akan dijadikan Instalasi Karantina Hewan (IKH) Satuan Pelayanan (Satpel) di pelabuhan tersebut.

Menurut Willy, lahan yang telah disiapkan untuk pembangunan IKH mencapai 31.340 meter persegi.

Fasilitas ini nantinya dilengkapi jalur khusus sehingga sapi dapat langsung turun dari kapal menuju kandang saat kapal bersandar.

Dengan letaknya di pesisir selatan Pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, Pelabuhan Tanjung Intan memiliki keunggulan menampung kapal berkapasitas besar, sehingga sangat potensial sebagai pintu masuk hewan ruminansia.

Seluruh kegiatan karantina akan tetap berlandaskan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Dalam kesempatan itu, Shahandra menekankan pentingnya penerapan konsep go green dalam pembangunan fasilitas.

Upaya ramah lingkungan seperti menanam pohon di sekitar kandang dinilai dapat menjaga kualitas udara sekaligus menurunkan suhu lingkungan.

Selain itu, ia juga menegaskan perlunya peningkatan pengawasan serta pencegahan ancaman Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), terutama di area pemasukan dan pengeluaran seperti Pelabuhan Tanjung Intan.

“Keberadaan IKH baru ini diharapkan mampu menampung puluhan ribu ekor sapi dan mendukung swasembada protein hewani, baik daging maupun susu, sesuai dengan Asta Cita Presiden RI. Tidak hanya itu, keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Cilacap dan sekitarnya,” jelas Shahandra.

Ia menambahkan, kebutuhan hewan ruminansia, khususnya sapi impor, masih cukup tinggi.

Karena itu, Barantin melalui Karantina Jawa Tengah akan terus memperkuat kerja sama dengan pihak pelabuhan guna memastikan sistem biosekuriti berjalan optimal. (ud)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

TMMD Salatiga Rampung, Jalan dan Talud Gunung Sari Perkuat Akses Warga

12 Maret 2026 - 12:39 WIB

Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial, Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat

12 Maret 2026 - 12:21 WIB

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama Gelar Asistensi Penyusunan LKPJ 2025

12 Maret 2026 - 12:05 WIB

Tragedi Tongtek di Kayen Pati Berujung Maut, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

12 Maret 2026 - 11:49 WIB

Jembatan Sungai Tuntang Buka Akses Baru bagi Ribuan Warga di Kedungjati

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pemprov Jateng Buka Program Balik Rantau Gratis 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

12 Maret 2026 - 08:48 WIB

Trending di KABAR JATENG