Menu

Mode Gelap
 

Headline · 2 Sep 2025 20:12 WIB

Waka Polda Jateng Jenguk Lima Anggota yang Terluka Saat Amankan Kerusuhan di Semarang


					Waka Polda Jateng Jenguk Lima Anggota yang Terluka Saat Amankan Kerusuhan di Semarang Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Usman Latif, menjenguk lima personel Polri yang mengalami luka saat mengamankan aksi kerusuhan di Kota Semarang. Kunjungan tersebut berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang pada Selasa pagi (2/9/2025).

Para anggota yang dirawat diketahui menderita luka cukup serius akibat terkena lemparan benda keras hingga tertabrak kendaraan saat menjalankan tugas.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda didampingi Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg. Agustinus MHT, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Ia meninjau langsung kondisi kesehatan para personel sekaligus mendengarkan penjelasan medis terkait perkembangan penanganan mereka.

Kabid Dokkes menjelaskan, luka yang dialami para anggota umumnya berada di bagian tangan dan lengan. Beberapa di antaranya harus menjalani operasi, meski kondisi terkini sudah cukup stabil.

“Saat ini seluruh personel mendapat perawatan intensif. Beberapa masih menunggu tindakan medis lanjutan berupa operasi,” ujarnya.

Sebagai wujud kepedulian, Brigjen Pol Usman Latif memberikan semangat serta dukungan moril kepada anggota dan keluarga mereka.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan bagian dari risiko tugas di lapangan, sehingga tidak boleh menyurutkan pengabdian mereka kepada masyarakat.

“Jangan pernah kapok dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh personel tetap bersemangat, sementara keluarga juga bisa terus mendukung dan mendoakan agar mereka lekas pulih dan bisa kembali bertugas,” tegasnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi anggota yang terluka.

Menurutnya, insiden ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian penuh risiko, namun tetap dijalani dengan tulus demi menjaga keamanan.

“Pengorbanan ini adalah bukti nyata pengabdian mereka. Karena itu kami mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi. Hindari tindakan anarkis, sebab yang dirugikan bukan hanya aparat, melainkan juga masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga keamanan tidak bisa hanya ditopang aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Menjaga ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Dengan kedewasaan berdemokrasi, semangat persaudaraan, serta sikap saling menghormati, Jawa Tengah akan tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman untuk semua,” pungkasnya. (ris)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Trending di KABAR JATENG